Create your own Animation

Minggu, 25 Mei 2014

Persahabatan dunia maya dengan kisah yang nyata

Aku biasa memanggilnya Mas... Bersahabat.? Ya aq dan dia bersahabat, walau hanya melalui dunia maya tapi kami sering bertukar cerita tentang siapa aku dan siapa dia, memiliki angan yang sederhana untuk meraih kehidupan yang lebih baik, saling menguatkan disaat ''Galau'' menyerang dan saling menghibur disaat galau itu benar2 tidak bisa ditaklukan. Ntah dari mana awalnya, kami bisa saling terbuka tentang siapa kami, awalnya aku berpikir dia orangnya cuek dan ngga humoris seperti aku, ternyata semua penilaian itu salah, perna sekali aku dan dia berbicara melalui Handphone (karena persahabatan kami melalui tarian jemari alias chatting) nah disana aku mendapati sosok yang sangat2 humoris dan menyenangkan, nyaman bisa berbagi bersamanya, bisa tertawa bareng dan saling ledek pastinya. Dibeberapa kesempatan dia sesekali mengirimi aku foto tentang kegiatan yang sedang dia lakukan dan begitu juga aku, mulai dari jalan-jalan, makan dan bekerja (paling sering dia deh yang kirim foto hihihihihihi). Sebenarnya aku ingin sekali upload foto2 itu tapi aku takut banyak yang terpesona jadi batal deh uploadnya(^_^), Mas adalah lelaki yang memiliki perasaan lembut dan peka terhadap apa yang terjadi disekitar orang2 yg dekat dengannya(mulai sok tau hihihi), Mas juga sering memberikan pengertian2 jika aku salah dalam menyikapi sebuah masalah dan satu hal yang merupakan sebuah kesamaan kami berdua yaitu sama2 sering curhat ke Bunda hihihihi, pasti pada kenalkan sama Bunda.? itu lho pemilik Blog ter tenar di bloof dan pemiliki www.griyalahfy.com (bantuin promo ah) biasanya kalau aku memanggi Beliau dengan sebutan Bunda tapi kalau Mas biasa memanggil beliau dengan sebutan Mak Atau Emak. 
lanjut lagi tentang aku dan Mas, kami sama2 belum menikah dan sama2 diperantauan sekarang usia kami terpaut 6tahun walau pun Mas tidak percaya dengan usia ku yang hari ini genap 24thn (wajah tua kali ya hihihi). Kenapa aku menuliskan judul Persahabatan dunia maya dengan kisah nyata karena inilah kenyataannya, mendengarkan suara Mas hanya sekali saja seingat ku, tapi kalau chatting jangan ditanya, sudah ribuan huruf terketik mewakili persahabatan kami, banyak kesamaan lain antara aku dan Mas mulai dari makanan dan juga cita2 atau angan untuk dimasa yang akan datang. Kami berangan2 untuk memiliki rumah makan yang akan kami kelolah dengan orang tua kami dan menjadi penulis yang memiliki banyak buku atau paling tidak banyak penggemar (yang ini narsis hahahaha), aku dan Mas sama2 suka sambel terong mau itu buatan Ibu,emak atau made in RM.Padang bagi kami yang  penting sambel terong, kami juga sama2 tidak suka kecap atau lebih tepatnya rasa manis yang terlalu gimana gitu tapi ada pengecualian kalau rasa manis itu berasal dari martabak buatan Bunda Lahfy (sejenis permintaan hahaha).
Sebenarnya bingung mau menceritakan yang mana dari persahabatan kami karena disatu sisi kami sama2 tidak perna bertemu langsung, tapi tanpa bertemu pun sepertinya aku sudah benar2 tau kalau Mas adalah laki-laki hahahaha.


Mas... ini ada puisi dari penyair tak terkenal sebagai hadiah persahabatan yang rani tulis tepat dihari ulang tahun rani.


Adalah semua yang takkan mudah dipercaya


Hanya berawal dari sesaat perkenalan
Sejenak menatap wajah lewat alam maya
Ternyata dirimu dibalik semua itu
Mencoba lepaskan beban
Kutulis sebait puisi tentang persahabatan
Terpendam dibatas jarak yang memisahkan
Jujur ingin aku bertemu
Kutuliskan semua kata yang terlintas
Dalam bait-bait puisi pengharapan

Meski seperti tanpa arti namun tetap asa ini tak bisa mati…
Semoga nanti kita bisa bertemu 
Ntah itu dihari kesedihan atau kebahagiaan


Terima Kasih

Jumat, 04 Oktober 2013

Harapan yang terindah...

Semua wanita pasti mengharapkan yang namanya pernikahan dan menghabiskan sisa hidup dengan suami serta anak-anak, membina rumah tangga idaman sesuai syariat islami hingga saling menutupi kelemahan pasangan masing-masing, ini semua hal yang lumrah didalam sebuah perjalanan hidup, dimana ada keinginan dan harapan yang selalu muncul dalam setiap langkah kehidupan. Begitu juga sebaliknya, lelaki juga mempunyai harapan yang sama, menikah dan memiliki keturunan untuk menjadi tempat berbagi kasih dan sayang, serta menyempurnakan setengah dien dan menjadikan istri sebagai jembatan menuju syurga yang di janjikan Allah SWT.

Menikah... ya kata itu selalu mengusik batin ku beberapa minggu terakhir ini, terlintas di pikiran ini tentang rencana indah yg berakhir tragis tepat disaat rencana itu hampir finish, disaat hati ini mulai memantapkan pilihan untuk menuju ke pelaminan, dan ternyata lagi-lagi aku menyadari bahwa Allah belum meng-Aamiin'i aku dan dia bersama.

Teringat kata-kata Bunda membuat aku sadar bahwa Allah sayang pada ku sehingga Allah menunjukan mana yang baik bagi ku dan mana yang tidak, sekali lagi aku tersadar betapa Allah ingin menguji ku dan ingin mendewasakan ku dengan keadaan saat itu. Teman- teman bloof pasti perna merasakan galau mendalam karena ingin segera memiliki pasangan kan.??? (please Bunda jangan tertawa) sekarang lagi-lagi aku merasakannya.

Aku seorang wanita muslim tetapi aku mengharakan pasangan yang bisa menjadikan ku wanita muslimah seutuhnya "hope it", lumrah toh harapan sesederhana itu.? aku tak mengharapankan pasangan yang sempurna karena aku tahu kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT, aku juga tak berharap pasangan yang kaya harta, sebab itu bisa dicari disaat aku dan dia nanti bersama, aku hanya berharap Allah memberikan aku pasangan yang bisa membimbing ku untuk lebih mengenal Tuhan ku, aku hanya berharap Allah memberikan aku pasangan yang senantiasa bisa menjadi Imam didalam sholat ku, bisa menjadi penegur disaat aku salah dan menggandeng tangan ku disaat aku lemah. (hehehe.. curhat)

So... bagi jomblo-jomblo imut di bloof segera hubungi bundalahfy@gmail.com untuk pendaftaran ya (khusus cowok single) .. hihihihihihi just kidding.! Harapan dan impian ini sekarang selalu berayun-ayun indah disetiap lamunan ku, menggelitik ruang tawa ku dan menjadi penyemangat bagi ku untuk menjadi yg lebih baik lagi. mungkin tulisan ini tak sebagus tulisan om kahlil gibran tapi aku yakin tulisan ini mampu mewakili setiap detik harapan dan perasaan ku.

Oh iya sebelum aku menyelasaikan tulisan ini, aku teringat dengan kedua orang tua ku di Medan, terutama Ayah yang sangat mengharapkan aku segera menikah sehingga berkali-kali Ayah mencoba menjodohkan aku dengan anak teman Ayah, lucu juga tapi aku menerimanya, toh pilihan orang tua terkadang menjadi pilihan terbaik bagi anak-anaknya dan juga sudah pasti orang tua akan memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya, ya.. walaupun sampai saat ini belum ada yang berhasil melumerkan hati ku, tapi aku yakin bahwa Allah sudah menyiapkan seseorang yang tepat untuk ku.


" Ya Rabb... semoga saja dia juga selalu mendo'akan ku disetiap sujudnya, mengharapkan ku disetiap pintanya dan merindui ku untuk segera bersanding dengannya.. Aamiin.."


Kamis, 15 Agustus 2013

Semua Tentang Bunda...

Libur panjang sudah berlalu sekarang saatnya kembali ke rutinitas sehari-hari, bagi para adik2 yang bersekolah waktunya menimba ilmu kembali di bangku sekolah dan bagi para pegawai swasta seperti saya inilah waktu yang tepat mengumpulkan pundi2 uang untuk menyambung hidup. Sebenarnya yang akan saya tulis bukan mengenai pekerjaan sehari2 saya yang tak lain adalah kuli dilapangan, bukan juga tentang pekerjaan tetangga rumah saya karena jujur saya jarang bertegur sapa dengan tetangga (jarang ketemu bukan somse hihihi). 

Ini kisah persahabatan ku dengan seorang penulis buku yang ku kenal beberapa bulan terakhir ini, kalian para sahabat bloof dan Webe pasti tidak asing lagi kalau saya menuliskan judul buku hasil karya Beliau "REMBULAN CINTA SEORANG BUNDA" tuhhhh kan bener pada tau... ngaku deh hihihihi, Benar sekali sahabat bloof dan Webe Beliau adalah Niken Kusumowardhani atau nama beken Beliau Bunda Lahfy.

Kisah ini berawal saat aku berkesempatan untuk memiliki buku yang Beliau tulis,sering ku sapa Beliau dengan panggilan Bunda, sudah beberapa bulan terakhir ini disetiap hari ku selalu ada canda dan tawa dengan Bunda, sahabat jangan mengira kami tinggal berdekatan karena bunda berdomisili di Jakarta dan aku di Pulau Bangka, intensitas obrolan dan candaan kami berangsung di w.a atau whatapps (pada ngertikan.??? qiqiqi) bermula dari w.a lah akhirnya aku bisa menjadi sangat dekat dengan Bunda dan bisa belajar langsung tentang bagaimana cara menjadi seseorang dengan pribadi yang santun.

Terkenang saat petemuan perdana kami yang sudah kami rencanakan sebelumnya, saat itu aku dapat bonus ke luar kota dari kantor alhasil aku putuskan untuk ke Bandung dan Jakarta, tempat pertemuan belum disepakati karena aku bingung mau bertemu dimana.? maklum sahabat, aku ke jakarta baru pertama kali lebih sering numpang duduk di Soetta menunggu Pesawat transit, singkat cerita hari dan jam pun kami sepakati kalau tidak salah ingat waktu ini hari selasa tgl 11 juni 2013 tepat pukul 14.00 bertempat di foodcourt tanah Abang Blok A eh lupa hihihihi A tau G ya.?? Cuma beberapa menit saja kami bertemu tapi kesan keakraban itu sangat terasa, disana juga aku berkesempatan berkenalan dengan Putri cantik Bunda bernama Astri, dikarenakan waktu yang tidak mendukung harus berakhirlah pertemuan antara aku dan Bunda, tetapi sebelum perpisah kami sempatkan untuk mengabadikan momen pertemuan itu.

Sampai sekarang persahabatan itu sudah berubah menjadi sebuah kekeluargaan, setiap hari selalu kami hiasi dengan saling bercerita dan bercanda , aku jadi banyak tau tentang kayla kembaran ku yang tak lain adalah anak bungsu Bunda ( kembaran dari mana ya.? hihihihi) begitu juga tetang luuthfan anak Sulung Bunda yang sekarang sedang terserang virus merah muda ( kira2 Bunda tertawa ngga ya kalau baca yang ini.?) dan tak ketinggal tentang Astri yang berprestasi di sekolahnya dan juga Tentang hilman si kreatif cilik hihihihi end tetang Fanny yang apa ya.? kata Bunda sih suka cemburu gitu sama kakak2nya dan juga sama bunda kalau lagi peluk2 Ayah (Benerkan Yah.?? tuh bunda senyum).

Sahabat bloof dan webe tau ngga kalau Bunda itu gampang banget tergoda rayuan pulau kelapa dari ku hihihihi, aku dan Bunda selalu mengabadikan moment2 keseharian kami biasanya melalui foto2 tentang kegiatan yang kami lakukan, mulai dari memasak, ngopi,jalan-jalan dan moment lebaran kemarin tak luput dari pengabadian kami kalau bahasa kulinya dokumenter hahaha. Banyak nasehat-nasehat yang Bunda berikan pada ku, tentang nilai2 kehidupan dan tentang hubungan antara orang tua dan anak. tak bisa dipungkiri, terkadang kami menangis bersama (kalau aku lagi curhat.. iya gak Bunda.?) ada kata bijang dari Om kahlil Gibran yang menggabarkan tentang hubungan kekeluargaan kami.

"Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati yang kau taburi dengan kasih dan kau suburkan dengnrasa terima kasih. Dan da pulalah naungan dan pendiangmu. Karena kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan "(Khalil Gibran)

Bunda... semoga Persudaraan dan Persahabatan kita tetap bisa terjaga seperti bait terakhir puisi yang ada di keping ketiga dalam buku Bunda

"Erat genggaman menguatkan asa, binar tatapan mendebarkan hati, semakin kokoh

semakin tangguh" (Niken Kusumowardhani) 

 

Salam santun selalu dari ku Bunda, semoga kelak akan ada lagi kesempatan untuk kita bertemu dan berbagi cerita, maaf kalau nulisnya tentang kita hehehe. ku tutup tulisan ini dengan satu kata renungan dari Bunda yang tertulis dalam keping ke 3 di Buku Beliau

" Hal-hal sederhana atau yang terkesan sepele kadang justru mampu menyatukan hati, entah dalam persahabatan,pekerjaan ataupun dalam keluarga. Semua tergantung pada cara kita memaknai hal-hal yang sederhana itu" (Niken Kusumowardhani)

 

 

 



Selasa, 25 Juni 2013

Dengan Penuh Suka dan Duka Kusemai Cinta ini



My Family

Kehangatan didalam keluarga sebisa mungkin aku rasakan walaupun jarak dan waktu memisahkan, berbagai cara aku lakukan agar tetap bisa merasakan canda dan tawa keluarga ku diseberang lautan, jarak memang terbentang luas dihadapan akan tetapi aku tidak perna merasa bosan untuk terus menyemai cinta dan kasih dihati Ayah, Mamak, Adik, Kakak dan Keponakan2an ku. Aku yang memiliki jiwa berpetualang akhirnya terdampar di perantauan disebuah pulau yang terkenal dengan Tradisi-tradisi warisan para tetuah terdahulu yaitu Bumi Serumpun Sebalai Pulau Bangka.

Siang ini panas begitu membakar kulit ku yang mulai memutih (efeck kelamaan mengurung diri dikamar..hihihi) tak banyak kegiatan yang aku lakukan sebab hari ini ada jadwal penting didaftar agenda ku, hari ini aku harus packing paket special untuk ku kirim kepada mereka yang sangat aku cinta, mereka yang ada disebrang pulau, mereka yang jauh dari pandangan namun sangat dekat dihati (lengket banget coyy hahahhahha) sebenarnya paket ini sudah harus dikirim dari bulan maret lalu tapi karena jadwal dan kesibukan ku sebagai seorang kuli membuat semuanya molor sampai bulan juni (maaf Mak.. anak mu lalai hihihihi).

Hidup berjauhan tidak membuatku takut akan kehilangan moment2 berharga didalam keluarga ku, karena Mamak dengan setia selalu memberikan cerita-cerita indahnya melalui Handphone yang kadang2 suka mati diwaktu yang kurang tepat (menurut ku dan mamak sih begitu), teringat akan cerita yang membuat aku sering merindukan kebersamaan ditengah2 mereka, menyemai cinta itu bisa ku lakukan lewat cerita indah satu ini.

"waktu itu tepat ditanggal 23 Maret 2013 genap sudah seperempat abad usia penikahan Ayah dan Mamak tak ada perayaan special layaknya artis ditv atau layaknya anak pejabat negara, Mamak yang suka banget bercanda menelpon ku tepat disaat aku baru bangun tidur, dengan logat jawa dan medannya yang khas (hihihi maklum mamak suku jawa lahir dan besar dimedan) 

Mamak.... " Assalammu'alaikum Rani..."
Rani........." wa'alaikumsalam mak.. ada apa mak pagi2 telp..?"
Mamak...." eh hari ini mamak sama ayah ultah pernikahan kau mau ngasi kado apa.?" (aihhhh kado? hihihi pikirku dalam hati)
Rani........" mamak mau apa dari rani.? rani udah siapin hadiah tapi nanti rani kirim paketnya sekalian sama kado untuk ultah adik dilla.." (jawab ku tanpa berdosa hhihihihi. sekedar info.. dilla adik ku satu2nya)
Mamak...." kirim duit aja nanti biar mamak beli sendiri apa yang mau mamak beli.." (hadehhhh dasar emak-emak gak jauh dari duit hahahahhahah sumpah ngakak saat itu)
Rani... " hhmm... kalu duit nantilah belum saatnya kirim hahahaha  (sedikit mengalihkan pembicaraan) Mak kak zaha ngasih kado apa.? (kakak ku Zaha anak tertua yg cantiknya sama seperti aku hihihiihii)
Mamak.. " Kak Zaha nanti siang mau antar bolu tart mau mamak potong sama Ayah mu (Ayah ku.? Oh Suami mamak hihihi )
Rani.." wah enak lah... nanti dari rani special hahahahah... mak udah dulu ia.. rani mau mandi hari ini masuk kerja rani, Assalammu'alaikum..." (harus menutup telp)
Mamak..." oh ya udah lah.. hati2 kau kerjanya jangan lupa makan, Wa'alaikumsalam" (so sweet.. mamak perhatian banget.. eehh selalu perhatian kog)

Begitulah cara ku menyemai cinta jarak jauh ini, terkadang tak semuanya ku hiasi dengan canda tawa, ada saatnya cerita yang datang adalah berita duka, seperti kabar duka saat aku tahu kalau adik kesayangan ku sedang sakit dan harus dirawat dirumah sakit, saat itu Mamak dengan derai air mata mengabarkannya, sakit bathin ku saat mengetahui hal itu, tak henti-hentinya do'a kupanjatkan Kepada Yang Maha Kuasa agar memberi keringanan serta kesembuhan pada adik ku, hampir sebulan adik merasakan sakit itu dan selama itu juga cemas ini mengganggu pikiran dan perasaan ku sampai akhirnya adik mendapatkan kesembuhan. Sujud syukur ku Pada MU Ya Rabb. :-)

Keceriaan itu akhirnya kembali aku dapatkan tak berselang lama kembali aku berduka, kakak yang sudah memberikan 2 Malaikat kecil dikeluarga ku mendadak sakit Usus Buntu dan harus segera di Operasi, terbayang kembali keceriaan yang baru saja terlukis diwajah orang-orang yang aku kasihi dan kini keceriaan itu kembali menjadi kecemasan, kecemasan ini semakin terasa saat Ayah menelpon ku.

Ayah.... "Rani.. dimana nak.? gak bisa pulang .? kakak mu gawat udah lain kata-katanya..." (dapat kurasakan saat itu Ayah yang ku kenal sangat tegas meneteskan air matanya)
Rani....." Iya Yah.. rani pulang besok, hari ini gak ada lagi penerbangan, tiket ke jakarta juga habis, mungkin rani pulang lewat batam baru kemedan"
Ayah... " iya nak pulang lah, siapa tau kakak pengen ketemu sama rani, Mamak mu juga udah nangis aja, Ayah bingung.." (Duh Gusti jangan sekarang.. pintaku dalam hati)
Rani..." iyah yah.. besok rani berangkatpenerbangan pagi sampai medan sore atau mahgrib, rani langsung ke rumah sakit" (ucap ku terbata..)
Ayah..." ya udahlah ya.. ayah mau lihat kakak.." 
Rani... " iya Yah..."

Tuhan... cobaan apa lagi.? harus begini jalan-MU untuk memuliakan keluarga ku.? untuk menguji Keluarga ku.? (rintih ku semakin tak terkendali) Packing Packing Packing... itu yang aku lakukan sesudah mendapat kabar itu, tak sabar menanti pagi tak sabar bertemu mereka yang sudah aku rindukan selama ini, terutama tak sabar aku memeluk Mamak, Ayah,Kakak,Adik serta kedua keponakan ku. Akhirnya tiba waktunya ku tinggalkan Pulau Bangka dan aku melayangkan lamunan ku ke medan dimana aku akan menyemai cinta dengan penuh haru dan harapan. Setelah menempum perjalanan yang melelahkan aku sampa di depan RS dimana kakak dirawat, kulihat dari seberang jalan, orang yang aku rindukan sudah menanti dengan membentangkan tanganya, ia.. beliau Mamak ku, tanpa basa basi aku berlari memeluknya, menciumnya dan memohon maaf karena baru sekarang aku bisa pulang, dibelakang beliau kulihat sosok adik kesayangan ku, tubuhnya kurus karena sedang masa pemulihan, langsung kurangkul dia sungguh aku kangen memeluk gadis kecil ku yang kini sudah tumbuh menjadi remaja cantik. Tak lama aku menuju ruangan kakak dirawat, Ya Allah.. benarkah yang sekarang dihadapan ku adalah kakak ku.? tubuhnya kurus hanya seperti tulang berbalut kulit, wajahnya pucat dan lusu, tak berlama-lama aku segera merangkulnya menciumnya dengan deraian air mata haru,bahagia dan juga harapan, aku mendengar dia berbisik "dek.. kakak kangen.." Ya Rabb.. tak terbendung lagi air mata ini. Akhirnya suka duka itu berlalu.. kakak berangsur sehat dan memasuki masa pemulihan serta diperbolehkan rawat jalan.

Sebulan lamanya aku bersama-sama dengan mereka yang aku kasihi, suka duka itu sudah berlalu semua dibayar dengan kebahagiaan, terlebih semenjak ada jagoan kecil yang dititipkan Allah melalui rahim kakak ku, lengkap sudah kebahagiaan itu, melihat Ayah dan Mamak tertawa bersama cucu-cucu mereka, Melihat Dilla gadis kecil keluargaku yang sekarang sudah berseragam putih abu-abu dan juga melihat kakak bahagia bersama suaminya. Saatnya aku harus pulang menjalani rutinitas ku diperantauan, meninggalkan mereka dan kembali hidup jauh dari mereka.


Ini cara ku menyemai cinta dihati keluarga kecil ku, berbagi dengan mereka adalah prioritas ku, kebahagian mereka adalah senyum ku, harapan mereka adalah cita-citaku. Terima Kasih Tuhan,, Engkau ijinkan hamba hadir ditengah-tengah keluarga ini, keluarga yang sangat hamba cintai dan keluarga yang sangat hamba kasihi, titip do'a hamba kepadamu Ya Ilahi.. berikan kesehatan dan keselamatan kepada keluarga hamba, ijinkan hamba berjuang membahagiakan mereka dan mengukir senyum indah diwajah mereka, jika Engkau berkenan jadikan hamba sebagai lentera yang selalu menerangi setiap langkah mereka menjemput harapan-harapan yang ada. Amin.

Tulisan ini diikutsertakan untukGA dalam rangka launching blog My Give Away Niken Kusumowardhani http://forgiveaway.blogspot.com/2013/06/give-away-menyemai-cinta.html





Rabu, 29 Mei 2013

For My Parents


Assalammu'alaikum....
Apa kabar Ayah dan Mamak, Semoga masih dalam lindungan Allah SWT

Ayah... malam tadi tak terasa air mata rani jatuh membasahi pipi, rani kangen sekali dengan Ayah, gak terasa ia Yah.. udah beberapa bulan ini rani jauh dan gak lagi tinggal bersama Ayah dan Mamak, rani kangen saat-saat Ayah membimbing rani, rani kangen saat Ayah dengan sigap menawarkan apa yang rani butuhkan.

Yah... didalam sujud, rani minta pada Allah.. walau kiranya waktu rani tak panjang, ingin rasanya dihari itu rani ada disisi Ayah dan Mamak, begitu pula sebaliknya.. walau rani jauh dari kalian, rani ingin Allah mengijinkan rani untuk memangku disaat jenazah itu dimandikan, mengkafani disaat jenazah itu diberi pakaian kebesaran didalam kubur, Mensholatkan sebagai bekal, dan Menghantarkan dipembaringan yang damai.

Yah... mungkin rani belum bisa menjadi anak yang berbakti, kemarin saat rani telp mamak, ntah kenapa begitu besar rasa kangen ini pada keluarga dirumah, terlebih saat Mamak mengatakan  apa yang Ayah katakan pada Mamak "Nanti kalau aku mati, kamu jaga anak2 dan cucu kita ya" sumpah sakit rani memendam rasa tangis saat itu.

Ayah... rani tau Ayah sangat menyayangi kami, terlebih kepada Indah cucu Ayah,rani bangga bisa terlahir ditengah2 keluarga ini, walau banyak tinta merah yang menghiasi tiap lembar perjalanan kita dan banyak juga kertas yang robek disaat kita berusaha memperbaiki.

Ayah... ingatkan tentang surat yang rani tuliskan untuk Ayah dimalam dimana rani menentukan jalan hidup rani sendiri.? menangis kah Ayah saat membaca itu.? karena disaat rani menuliskan itu, sudah tak ada lagi sisa air mata yang bisa rani teteskan, dan ingatkah saat rani pulang setelah 1 bulan lamanya rani pergi? saat itu bahagia rani bisa kembali berkumpul, tapi sekarang berbeda Ayah, rani jauh dari Ayah, Yah... rani tau Ayah juga merindukan rani, rani tau Ayah tak bisa berdusta kalau ayah juga ingin memeluk rani kembali.

Ayah... udah dulu ia.. ntar rani cerita lagi buat Ayah.. jagain Mamak,adik dan ponakan rani...

Love you Ayah....

Hujan dan Cerita...





Hujaaaaaannnnnnnnnnnnnn..... sedikit nyaring teriakan ku menyambut hujan disiang ini, awan hitam menari-nari diatas istana mungil keluarga ku, lama ku nanti tetesan-tetesan penuh anugerah ini, tak ingin ku sia-siakan waktu untuk memulai tarian jemari diatas notebook ku yang baru saja ku dapat sebagai hadiah ulang tahun ku. Sebenarnya aku tak mengerti bagaimana harus kulukiskan kisah hujan siang ini, aku juga bukan seorang penulis hebat yang memiliki buku2, novel2 dan juga karya2 emas untuk pamerkan kepada kalian.

Bismillah.... perkenalkan, nama ku Rani tapi aku bukan artis india itu hehehehhee.... aku terlahir dengan diberi banyak kelebihan (kata temen2 sih) salah satunya ialah kelebihan manis.. (hahahaha.. benerkan perhatiin ajha foto ku) itu foto waktu aku dinner di cafe mahal (ceritanya ditraktir hahahhaa... upss) Lanjut... sudah dua hari ini aku mengenal seorang penulis handal yang sudah terbit bukunya dan sudah aku order juga bukunya(hehehehe.. tetap jiwa pamernya keluar).. terdorong dari Beliau (Bunda Lahfy) akhirnya aku coret2 satu tulisan di blog yang baru aku buat ini (bloglamadihack.com).
Aku gak ngerti bagaimana cara menulis yang baik dan benar dengan paragraf2 yang semestinya, tapi ku coba untuk berusaha seperti kata2 mutiara yag selalu ku ingat “bagaimana kau bisa tau hasilnya jika memulai saja belum kau lakukan” oke kan kata2 mutiara ku hahahahhaha...upss maaf.

Tepat pukul 13.00 WIB Bangka diguyur hujan.. kuraih ponsel yang selama ini menemani keseharianku (boleh beli second) ku buka aplikasi whatapps... hmmm pasti pada tau dong aplikasi yang bisa didownload gratis ini (free...free.. baca dengan nada seperti iklan ditv) kucari list yang sudah 2 hari ini menjadi teman chat ku yang aku kasih nama Bunda Lahfy Bloof (nah pada kenalkan... ia benerrrrrrr yang punya buku Rembulan Cintag Seorang Bunda) catatan : Bunda.. ini aku bantuin promosi hehehehe.


Dan ku mulailah chat singkat siang ini
Aku : “hujan euy...”
Bunda : “Jakarta panaaas..” (derita.com hahahhaha)
Aku : “hujan deras banget bangka... Burung2 Rani pada berkicau, semangat buat nulis “ (Burung peliharaan coy... bukan..tiiiiittttttttt #sensor”)
Bunda : “Asyiik... Ayo Nulis.. Bunda penasaran nih...”
Aku : “Penasaran apa bund..?? (bayangin muka ku kepo banget) Mau liat burung2 rani..?? hehehehehe... (tetep masalah burung)
Bunda : “Baca tulisan rani... Iiihhh..”
Aku : “:D Nyengir... kirain mau kenal sama burung2 peliharan rani (lagi2 burung..hadehhh)”
Bunda : “Coba difoto.... banyak ya..? (akhirnya nanyain burung juga hahahaha...)”
Aku : “Burungnya diluar Bund.... Aku dikamar.. Lagi hujan euy... Ni lagi mulai nulis..”
Bunda : “ ooohh gituuu.. ayoo nuliss..”
Aku : “Yups...”

Tulisan ini yang kumaksud teman, tulisan seorang gadis amatiran yang hobbynya travelling gratisan (catet GRATISAN) ini tulisanku mana tulisan mu (tetap baca dengan nada iklan ditv) akhirya tercipta juga satu karya tulis yang cetar membahana ini, ya... walaupun sedikit maksa buatnya (maksa banget) Alhamdulillah saat tulisan ini selesai hujan pun reda... habis deh inspirasi cemerlang aku buat nulis, tapi tenang teman.. ada puisi yang sempat ku karang sebelum hujan benar2 reda..

Hujan di Penghujung Mei..
Tuhan... ini adalah anugerah indah dari-MU Hujan yang tertetes dari balik awan2 hitam yang menggantung indah diatas istana mungil keluargaku..
Hujan yang masih ingin kurasakan sekedar menjadi penyejuk hatiku..
Syukur ku pada-Mu Tuhan... masih Engkau beri aku kesempatan merasakan dinginnya Hujan di penghujung mei ini...
Kicau burung pun ikut meramaikan suasana ini... walau hati ini sedang tak bersemangat.. tapi hujan-MU membuat aku tersenyum..
Hujan di Penghujung Mei... ah.. rasanya ingin aku merasakannya lagi, aku aku tahu cara bersyukur Pada-Mu..
Sekarang tetesan-tetasan itu mulai menghilang seiring terbentuknya lengkungan warna2 indah diujung sana...



Prookkk...prookk..proook... terima kasih tepuk tangannya.. Inti dari tulisan ini.. Selalu Bersyukur dengan segala keadaan agar kita dapat merasakan nikmat yang Tuhan berikan. Terima kasih. Jejak kalian sangat berarti bagiku.